Minggu, 09 Oktober 2011

puisi sablenk

selalu disaat seperti ini..
tak ada suara.. tak ada yang berkata

bahkan jarum jam terasa manusia..
sepi dan kosong..
ah Tolong!
dimanakah gerangan sang cicak yang selalu merambat di atap
dimanakah ada jangkrik yang bernyanyi berganti

ah tolong!
aku tak mau sendiri.. malam ini..


tenang.. katanya..
ada aku..
dan dia mulai merambat seperti bernyawa
mendongak kepala

ah! kau.. hampir saja aku lupa..
belum makan kau rupanya.

-Chris-

0 komentar: